Hilirisasi Nikel dan Dampaknya Ke Ekonomi Daerah, Apa Saja?

PT GNI

Hilirisasi di sektor mineral dan batu bara (minerba) dipercaya dapat menjadi motor penggerak ekonomi Indonesia agar bisa sejajar dengan negara maju lainnya di dunia.

Hal tersebut diyakini betul oleh mantan Presiden RI Joko Widodo, mengingat agenda hilirisasi mampu memberikan nilai tambah bagi sumber daya mineral yang selama ini dijual ke luar negeri dalam bentuk mentah.

“Nikel di tahun 2015 ekspor kita US$ 3 billion dalam satu tahun, artinya Rp 45 triliun, kemudian setelah kita stop 2021 muncul angka dari Rp 45 triliun muncul Rp 340 triliun, 2022 muncul Rp 520 triliun, dan 2023 muncul angka Rp 520 triliun. Ada yang menyampaikan pada saya, Pak, itu yang menentukan perusahaan, Pak. Rakyat dapat apa? Jangan keliru, kita pungut pajak dari sana, pajak perusahaan, pajak karyawan, bea ekspor, pajak ekspor, bea keluar, belum PNBP-nya, penerimaan negara bukan pajak. Sangat besar sekali,” ungkap Jokowi beberapa waktu lalu.

Hal serupa juga disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Menurutnya hilirisasi di sektor minerba terbukti memberikan efek yang nyata bagi ekonomi di Tanah Air. Data dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menunjukkan bahwa hilirisasi di bidang sumber daya alam (SDA) memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional. Salah satunya disumbang dari hilirisasi nikel yang selama ini turut mendapat perhatian utama dari pemerintah.

“Mencatatkan surplus besar sebesar 36,9 miliar. Hilirisasi berhasil menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar Jawa, Provinsi Sulawesi Tengah dan Maluku Utara tumbuh signifikan ditopang hilirisasi nikel. Di mana tahun 2023, masing-masing tubuh 6,4% dan 6,9% jauh lebih tinggi di atas pertumbuhan nasional,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Dampak dari hilirisasi nikel nyatanya turut dirasakan oleh warga di lokasi tempat tambang nikel berada. Sebagai bukti, pertumbuhan ekonomi di bumi seribu megalit ini turut terkerek hingga 9,75% pada kuartal II-2024. Capaian ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di level 5,05%.

Lantas, pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah juga menjadi yang keempat tertinggi di Indonesia setelah Papua Barat, NTB, dan Maluku Utara. Pertumbuhan yang gemilang tersebut mampu mendongkrak kontribusi perekonomian Sulawesi Tengah terhadap perekonomian nasional sebesar share 1,6% pada kuartal II- 2024 dan juga berkontribusi sebesar 23,3% terhadap perekonomian Pulau Sulawesi secara keseluruhan.

Tak hanya dari sisi pertumbuhan, data dari BPS Sulawesi Tengah juga menunjukkan sektor hilirisasi nikel juga menyumbang kontribusi yang luar biasa baik dari sisi lapangan usaha maupun pendapatan domestik regional bruto atau PDRB.

Industri pengolahan yang membawahi smelter nikel menyumbang hingga 41,94% dari total pendapatan domestik bruto Provinsi Sulawesi Tengah.

Lalu sejauh apa dampak kehadiran industri pengolahan khususnya smelter nikel dirasakan oleh warga di Sulawesi Tengah khususnya di Morowali Utara?

Salah satu warga, Roki Nirwan yang kini tinggal di Morowali Utara, Sulawesi Tengah mengaku merasakan adanya perubahan perekonomian dengan adanya kehadiran perusahaan smelter nikel di wilayah Sulawesi Tengah.

“Pedagang belum begitu banyak dan setelah ada perusahaan smelter nikel pedagang semuanya banyak di sini. Setelah perusahaan smelter nikel di sini dapatnya cukup banyak jadi pelanggan cukup banyak,” kata dia.

Tak hanya warga sekitar, kehadiran industri pengolahan khususnya smelter nikel yang ada di wilayah Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah juga memberikan pemasukan bagi pemerintah daerah setempat.

Sebagai salah satu perusahaan smelter nikel terkemuka di dunia dan pioneer industri hilirisasi di Morowali Utara, Sulawesi Tengah, PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI) menyatakan komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan sembari menjaga hubungan yang harmonis antara warga dengan stakeholder.

Hal itu diwujudkan perusahaan dengan melakukan sejumlah langkah termasuk rekrutmen warga sekitar perusahaan, tanggung jawab sosial perusahaan hingga pemberdayaan masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan perusahaan.

Demo Besar-besaran Guncang Selandia Baru, Suku Maori ‘Serbu’ Parlemen

Anggota masyarakat Maori berpawai dalam aksi unjuk rasa untuk mengkritik pemerintah atas kebijakannya yang berdampak pada penduduk asli Maori di Wellington pada (19/11/2024). (AP Photo/Mark Tantrum)

Demonstrasi besar-besaran melanda Selandia Baru, Selasa (19/11/2024). Polisi mengatakan sekitar 42.000 orang ikut serta dalam pawai tersebut, yang kemungkinan merupakan protes terbesar di Selandia Baru untuk mendukung hak-hak suku Maori.

Dalam laporan The Guardian, mereka memprotes rancangan undang-undang (RUU) kontroversial yang berupaya menafsirkan ulang perjanjian pendirian negara antara suku Maori dan Inggris yang dikenal sebagai Perjanjian Waitangi. Hal ini dikhawatirkan dapat melemahkan hak-hak kelompok masyarakat Maori.

Saat kelompok demonstran pertama mencapai gedung parlemen sebelum tengah hari, kerumunan massa membentang sejauh sekitar 2 km melalui kota. Mereka mewarnai cakrawala dengan warna merah, putih, dan hitam dari bendera Tino Rangatiratanga, bendera nasional Maori.

Daftar 12 Kelompok Orang yang Disarankan untuk tidak Minum Kopi

Ilustrasi seorang wanita minum kopi. (Dok. Freepik)

Bukan sekadar minuman, kopi adalah “sahabat” sekaligus salah satu “amunisi wajib” bagi sebagian orang sebelum beraktivitas seharian. Hal itu ditandai dengan banyak orang yang mengawali hari dengan mengonsumsi secangkir gelas atau menemani waktu istirahat bekerja untuk memulihkan energi.

Meskipun laporan Eat This, Not That menyebutkan bahwa beberapa penelitian menemukan kopi mampu mengurangi risiko kanker prostat, gagal jantung, hingga gangguan pendengaran, ternyata kopi bisa memberikan efek samping negatif bagi orang-orang tertentu.

Menurut sejumlah ahli, ada beberapa kelompok orang yang dianjurkan untuk tidak mengonsumsi kopi. Berikut 12 kelompok orang yang disarankan untuk tidak minum kopi menurut ahli, dikutip Senin (18/11/2024).

1. Penderita Sindrom Iritasi Usus Besar
Ahli diet gizi sekaligus mantan presiden Washington State Academy of Nutrition, Angel Planells menganjurkan para penderita Sindrom Iritasi Usus Besar (IBS) untuk membatasi atau bahkan menghindari minuman berkafein.

Sebab, kafein memiliki efek samping berupa gejala utama IBS, seperti peningkatan frekuensi buang air besar (BAB) dan diare.

“Kafein dapat meningkatkan frekuensi BAB, termasuk meningkatkan potensi diare, gejala utama IBS,” ungkap Planells.

2. Penderita Glaukoma
Glaukoma adalah kondisi mata yang merusak saraf optik sehingga proses pengiriman informasi visual dari mata dan otak terganggu. Planells mengatakan bahwa penderita gangguan mata itu disarankan untuk membatasi atau menghindari asupan kopi.

“Tekanan intraokular meningkat pada penderita glaukoma saat mengonsumsi kopi. Jadi, disarankan untuk membatasi atau menghindari asupan kopi,” jelas Planells.
“Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian terkait hal ini,” imbuhnya.

Menurut penelitian yang dilakukan Mount Sinai, mengonsumsi kafein dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko glaukoma pada mereka yang memiliki risiko peningkatan tekanan mata.

3. Orang dengan Kandung Kemih Terlalu Aktif
Ahli diet di MyNetDiary, Sue Heikkinen mengungkapkan bahwa asupan kafein dapat meningkatkan frekuensi dan urgensi buang air kecil (BAK). Maka dari itu, orang dengan kandung kemih yang lebih aktif tidak disarankan untuk mengonsumsi terlalu banyak kopi.

“Menghindari secangkir besar kopi sebelum melakukan perjalanan jauh, terutama jika waktu beristirahat di dekat toilet sangat terbatas adalah hal yang baik,” kata Heikkinen.

4. Pengidap Penyakit Jantung
Kandungan kafein pada kopi disebut dapat menyebabkan peningkatan sementara tekanan darah dan detak jantung. Maka dari itu, ahli diet sekaligus konsultan nutrisi Lose It!, Kelli McGrane meminta para penderita penyakit jantung untuk berkonsultasi dengan dokter terkait jumlah kopi yang dapat dikonsumsi.

“Penting bagi siapapun yang memiliki penyakit jantung untuk berkonsultasi dengan dokter tentang apakah atau berapa banyak kopi yang aman untuk dikonsumsi,” ujar McGrane.

Sementara itu, studi yang dipublikasikan American Journal of Clinical Nutrition menyimpulkan bahwa ada potensi lonjakan tekanan darah dalam jangka pendek saat minum kafein.

Namun, tidak ada bukti konkret terkait efek jangka panjang terhadap tekanan darah atau kesehatan jantung.

5. Ibu Hamil
Heikkinen mengungkapkan bahwa American College of Obstetrics and Gynecology merekomendasikan ibu hamil untuk membatasi kafein hingga 200 mL atau sekitar dua cangkir kopi setiap hari untuk meminimalisir risiko kehamilan, seperti keguguran, kelaian prematur, dan berat badan lahir rendah.

Namun, studi pada 2020 yang diterbitkan British Journal of Medicine menyimpulkan bahwa tidak ada tingkat asupan kafein yang aman selama kehamilan. Meskipun demikian, ibu hamil tetap harus berkonsultasi dengan dokter terkait asupan kopi.

6. Ibu Menyusui
Planells mengatakan bahwa kafein bersifat stimulan dan diuretik yang dikhawatirkan meningkatkan risiko dehidrasi bagi ibu hamil. Berkaitan dengan hal tersebut, The American Pregnancy Association menyarankan para ibu menyusui untuk menghindari jumlah konsumsi kopi sebanyak mungkin selama masa kehamilan dan menyusui.

7. Orang dengan Gangguan Tidur
Menurut Heikkinen, kebiasaan minum kopi dapat meningkatkan siklus kurang tidur dan kelelahan seseorang. Bahkan, mengonsumsi kopi pada sore hari juga dinilai dapat memengaruhi kualitas tidur seseorang.

Sleep Foundation merekomendasikan setiap individu untuk menghindari kafein setidaknya enam jam sebelum tidur.

Berdasarkan penelitian terhadap 400 mL kafein, sebuah studi yang dipublikasikan Journal of Clinical Sleep Medicine menemukan bahwa kafein yang dikonsumsi enam jam sebelum tidur dapat berpotensi mengganggu pola tidur.

Sebagai catatan, kafein terkenal memiliki “kekuatan” untuk mempengaruhi kualitas tidur manusia.

8. Orang dengan Anxiety atau Serangan Panik
McGrane mengungkapkan bahwa kafein adalah stimulan yang dapat memperburuk kecemasan beberapa orang. Maka dari itu, orang yang sering mengalami panik atau gangguan kecemasan disarankan untuk mengurangi atau menghindari asupan kopi.

Penelitian dari General Hospital Psychiatry menemukan bahwa kadar kafein yang lebih tinggi, yakni sekitar 5 cangkir kopi per hari berpotensi menimbulkan serangan panik pada seseorang yang sudah mengalami kecemasan.

9. Penderita Diare
Heikkinen mengungkapkan bahwa kafein dapat meningkatkan frekuensi BAB. Dengan demikian, kopi dengan kandungan kafein bukan pilihan yang tepat bagi seseorang yang sering menderita diare.

“Namun, kopi tanpa kafein mungkin tidak terlalu menimbulkan masalah meskipun cairan panas secara umum cenderung merangsang usus,” kata Heikkinen.

10. Orang dengan Epilepsi
Meskipun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut, Planells mengungkapkan bahwa sebuah studi terbaru menemukan konsumsi kopi dalam jumlah banyak berkaitan erat dengan peningkatan frekuensi kejang-kejang.

Maka dari itu, orang dengan epilepsi disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli saraf terkait asupan kafein.

11. Anak di Bawah 12 Tahun
McGrane menjelaskan bahwa kafein dapat menimbulkan efek samping yang lebih nyata dan serius pada anak-anak, meskipin dalam dosis yang lebih kecil daripada orang dewasa.

“Misalnya, terlalu banyak kafein pada anak-anak dapat menyebabkan peningkatan detak jantung, perasaan cemas, sulit berkonsentrasi, dan sakit perut,” jelas McGrane.

“Perlu diingat bahwa kopi cukup asam sehingga dapat merusak email gigi dan meningkatkan risiko gigi berlubang,” lanjutnya.

12. Pengidap GERD
Gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah kondisi ketika asam lambung mengalir naik ke kerongkongan (refluks asam) sehingga menyebabkan sensasi perih dan terbakar pada tulang dada (heartburn).

Heikkinen mengatakan, kafein dapat melonggarkan sfingter esofagus bagian bawah, yaitu katup antara esofagus dan lambung. Hal ini dapat menyebabkan isi asam lambung masuk ke kerongkongan sehingga menimbulkan gejala GERD yang tidak nyaman.

Gara-gara Asing Kabur, Market Cap IHSG Rontok Rp800 T

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Dalam sebulan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah keok lebih dari 8% ke level 7100. Kapitalisasi pasar bursa pun sudah surut lebih dari Rp800 triliun.

Jika dibandingkan sebulan lalu pada perdagangan 17 Oktober 2024, IHSG bertengger di 7.735,03 dengan nilai kapitalisasi pasar Rp12.919 triliun.

Namun, indeks keseluruhan saham di bursa ini sampai akhir perdagangan sesi I hari ini, Senin (18/11/2024) sudah menyusut jadi 7146,79 dengan nilai kapitalitasi pasarnya hilang lebih dari Rp800 triliun menjadi Rp12.059,42 triliun.

Outflow yang deras menjadi salah satu penyebab IHSG rontok dalam sebulan terakhir ini, bahkan menggunakan basis mingguan, IHSG berakhir di zona merah selama empat pekan beruntun.

Asing terpantau keluar dari pasar saham RI hingga Rp15,41 triliun dalam sebulan. Rinciannya net foreign sell sebanyak Rp14,13 triliiun di pasar reguler, sementara di pasar nego dan nego terjual Rp1,29 triliun.

Ada beberapa faktor yang membuat IHSG loyo dalam sebulan terakhir. Mulai dari efek trump, pidato the Fed yang tidak akan agresif turunkan suku bunga, sampai yield obligasi AS yang masih tinggi.

Double Killer Emerging Market : Efek Trump + The Fed

Setelah kemenangan Trump sebagai Presiden AS pada tahun ini membuat negara berkembang, termasuk Indonesia dapat efek negatif. Pasalnya, dengan potensi kebijakan proteksionisnya, salah satunya adalah kenaikan tarif dagang 10% – 20% ke global, sementara ke China bisa sampai 100% akan membuat pasar dibayangi perang dagang.

Apalagi, untuk China yang merupakan partner dagang terbesar RI, tentu akan membuat imbas bagai domino.

Tak berhenti disitu, setelah mendapatkan kabar bahagia penurunan suku bunga dari the Fed pada November. Ketua Bank Sentral AS, Jerome Powell malah menyatakan pendapatnya bahwa ekonomi AS tetap kuat dan tidak akan buru-buru menurunkan suku bunga.

Yield US Treasury Tetap Tinggi, Investor Pilih Cash

Di sini membuat ekspektasi pelaku pasar mulai menilai bahwa akan ada perlambatan laju penurunan suku bunga yang membuat yield US Treasuty tetap kuat. Pantauan CNBC Indonesia hingga hari ini, yield obligasi acuan AS tenor 10 tahun yang kini posisinya di 4,43%.

Jika membandingkan dengan suku bunga AS kini yang berada di 4,5% – 4,75%, selisih dengan US10Y hanya berkisar 20 basis poin (bps), tidak sampai 0,50%. Ini membuat investor memilih posisi cash, imbasnya indeks dolar AS juga tetap kuat.

Indeks dolar AS (DXY) bahkan dalam sebulan ini naik kencang dan sudah ke level 106 yang merupakan level tertinggi dalam setahun.

Selain itu, ada faktor penurunan bobot saham Indonesia di Indeks MSCI yang membuat asing kabur. Merujuk laporan Greed and Fear Jefferies Securities, MSCI diketahui menurunkan bobot Indonesia menjadi 1,5% pada November 2024, dari sebelumnya 2% pada Januari 2024.

Dari dalam negeri, pukulan terhadap IHSG juga makin kentara dengan kenaikan tarif PPN 12%. Ini bakal membuat daya beli masyarakat semakin lemah lantaran harga produk makin mahal. Sebagai informasi, tarif PPN yang akan berlaku tahun depan ini dinilai menjadi yang tertinggi di antara negara ASEAN.

Investor Berbalik Mode Wait and See, IHSG Potensi Sideways

Mengawali pekan ini, investor kembali ke mode wait and see terhadap Rapat Dewan Gubernur (RDGO Bank Indonesia (BI) yang akan diumumkan hasilnya pada tengah pekani ni.

Salah satu hal yang ditunggu pelaku pasar adalah soal keputusan suku bunga BI (BI rate) periode November 2024.

Pada hari yang sama, BI akan merilis deposit facility rate dan lending facility rate.

Terungkap! PDIP Sempat Calonkan Anies Jadi Cawagub di Pilgub Jakarta

Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur nomor urut 3 dalam Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Pramono Anung-Rano Karno, bertemu dengan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Instagram @aniesbaswedan)

PDIP ternyata sempat mencalonkan Anies Baswedan dalam Pemilihan Gubernur Jakarta 2024. Hal tersebut diungkap oleh Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah. Ia menegaskan bahwa Anies masuk bursa calon gubernur dari PDIP di Pilgub tahun ini.

Ia meluruskan pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menyebut Anies tak pernah masuk bursa cagub PDIP di Jakarta.

Menurut Basarah, Anies bahkan masuk bursa cagub PDIP sejak Juli, atau sebulan sebelum Ahok resmi masuk jajaran pengurus pusat pada Juli 2024. Basarah mengungkap, rencana PDIP mengusung Anies kala itu disepakati bersama Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar dalam pertemuan 8 Juni 2024. Dia bilang, PDIP telah bersepakat untuk menyiapkan wakil Anies yang diusung PKB.

“PDI Perjuangan dan PKB lalu bersepakat menjalin kerja sama di Pilkada Jakarta. PKB akan mendukung Anies Baswedan sebagai calon gubernur, kami meminta posisi wakil gubernur,” kata Basarah, dalam keterangannya, Minggu (17/11/2024).

Menurutnya, PDIP sempat menjajaki kerja sama dengan PKB karena masing-masing partai kala itu belum memenuhi syarat pencalonan 20 persen kursi DPRD. Saat itu, kedua partai sepakat berkoalisi untuk penuhi syarat tersebut. PDIP memiliki 15 kursi dan PKB dengan 10.

“Atas dasar fakta itu, kami berniat menjalin kerja sama politik dengan PKB. Waktu itu kan PDI Perjuangan belum bisa mengajukan calon sendiri sebab putusan Mahkamah Konstitusi nomor 60 yang membolehkan kami mengajukan calon sendiri belum ada,” jelasnya.

Dalam amar putusannya Nomor 60/PUU-XXI/2024, MK mengubah ambang batas pencalonan kepala daerah dari semula 25 persen perolehan suara atau 20 persen perolehan kursi di DPRD menjadi hanya antara 6,5 sampai 10 persen perolehan suara tergantung dari jumlah pemilih.

“Putusan MK itu memang mengubah peta politik Pilkada secara nasional, dan PDI Perjuangan pun akhirnya dapat mengusung sendiri pasangan calonnya di Pilkada Jakarta,” kata dia.

Meski kini PDIP gagal mengusung Anies, Basarah mengucap terima kasih dukungan yang diberikan Anies kepada calon PDIP Pramono Anung-Rano Karno.

“Kami merasa satu nasib dan satu penanggungan yang berusaha dihancurkan oleh ambisi Jokowi untuk melanggengkan kekuasaannya,” ucapnya.

“Gerakan rakyat bersatu tak boleh dikalahkan oleh siapapun yang ingin menghancurkan peradaban demokrasi bangsa Indonesia yang susah payah diperjuangkan hingga melahirkan orde reformasi saat ini,” pungkasnya.

Kadobet

BPS sebut nilai ekspor pada Oktober 2024 capai 24,41 miliar dolar AS

BPS sebut nilai ekspor pada Oktober 2024 capai 24,41 miliar dolar AS

Badan Pusat Statistik menyebutkan nilai ekspor Indonesia pada periode Oktober 2024 mencapai 24,41 miliar dolar AS atau naik sebesar 10,69 persen dibandingkan bulan sebelumnya (month to month/mtm).

“Pada Oktober 2024, nilai ekspor mencapai 24,41 miliar dolar AS atau naik 10,69 persen dibandingkan dengan bulan September 2024,” ujar Pelaksana Tugas Kepala BPS Amalia A Widyasanti dalam rilis berita statistik yang dipantau secara daring di Jakarta, Jumat.

Peningkatan nilai ekspor ini didorong oleh ekspor nonmigas terutama kode HS 15 atau lemak dan minyak nabati, HS 27 bahan bakar mineral, serta HS 64 atau alas kaki.

Adapun lemak dan minyak nabati dilaporkan mengalami peningkatan nilai ekspor terbesar yakni 52,67 persen atau sebesar dengan nilai 1.046,5 juta dolar AS (m to m).

Disusul bahan bakar mineral sebesar 5,50 persen dengan nilai ekspor 180,9 juta dolar AS kemudian alas kaki meningkat sebesar 25,87 persen atau dengan nilai 154,6 juta dolar AS.

Komoditas lain yakni mesin dan perlengkapan elektrik serta bagian lainnya sebesar 124,9 juta dolar AS atau naik 9,78 persen; mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya 113,7 juta dolar AS atau 20,28 persen; besi dan baja 41,6 juta atau 1,89 persen; berbagai produk kimia 34,6 juta dolar AS atau 6,18 persen.

Sementara, komoditas yang mengalami penurunan terbesar adalah logam mulia dan perhiasan atau permata sebesar 14,46 persen atau 102 juta dolar AS.

Capaian ekspor nonmigas pada Oktober 2024 meningkat 10,35 persen menjadi 23,06 juta dolar AS dibandingkan dengan periode September 2024 (mtm) dan naik 11,04 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy).

Secara total, periode Januari hingga Oktober nilai ekspor mencapai 217,24 miliar dolar AS atau naik 1,33 persen (yoy), nilai ekspor nonmigas juga dilaporkan mencapai 204,21 miliar dolar AS atau naik 1,48 persen.

Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan pada periode Januari-Oktober 2024 meningkat 3,75 persen dibanding periode yang sama tahun 2023 (yoy) hal ini disumbangkan oleh meningkatnya ekspor logam dasar mulia.

Demikian juga dengan ekspor hasil pertanian, kekuatan dan perikanan naik 23,78 persen yang ditopang oleh peningkatan ekspor kopi, sedangkan ekspor hasil pertambangan dan lainnya turun 8,65 persen disumbangkan oleh penurunan ekspor batu bara.

Negara tujuan ekspor nonmigas Oktober 2024 terbesar adalah Tiongkok yaitu 5,66 miliar dolar AS, disusul Amerika Serikat 2,34 miliar dolar AS, India sebesar 2,02 miliar dolar AS dengan kontribusi ketiganya mencapai 43,49 persen.

Sementara untuk tujuan ASEAN dan 27 negara di Uni Eropa masing-masing sebesar 4,32 miliar dolar AS dan 1,59 miliar dolar AS.

Provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari-Oktober 2024 berasal dari Provinsi Jawa Barat dengan nilai 31,52 miliar dolar AS atau 14,51 persen, diikuti Jawa Timur 21,44 miliar dolar AS atau 9,87 persen dan Kalimantan Timur 20,86 miliar dolar AS atau 9,60 persen.

KPK ingatkan artis jadi pejabat hati-hati terima ‘endorsement’

KPK ingatkan artis jadi pejabat hati-hati terima 'endorsement'

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kepada artis yang kini menduduki jabatan sebagai pejabat penyelenggara negara untuk berhati-hati dalam menerima endorsement atau iklan sehingga tidak menimbulkan konflik kepentingan.

Komisi antirasuah juga mengingatkan kepada artis yang baru pertama kali memegang jabatan penyelenggara negara maupun yang telah berpengalaman untuk segera melapor ke KPK apabila menerima pemberian yang terindikasi sebagai gratifikasi.

“Penekanan saya adalah untuk teman-teman yang baru saat ini bergabung menjadi penyelenggara negara untuk berhati-hati, tidak menerima pemasukan yang dapat menimbulkan conflict of interest atau menjadi bagian dari gratifikasi. Kalau salah satunya itu gratifikasi, segera dilaporkan untuk amannya, saya pikir seperti itu,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat.

Dalam jabatan sebagai penyelenggara negara, menurut Tessa, melekat sejumlah aturan, kewajiban, dan larangan. Dalam hal ini salah satunya adalah kewajiban mengisi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) secara transparan dan melaporkan segala bentuk penerimaan yang bisa menimbulkan konflik kepentingan.

“Yang menjadi titik sudut pandangnya adalah apabila endorse itu menjadi conflict of interest, penerimaan itu menjadikan yang bersangkutan tersandera apabila akan melakukan hal-hal tertentu atau membuat kebijakan-kebijakan, mendorong adanya kebijakan yang bisa menguntungkan pihak-pihak lain. Nah itu yang perlu diperhatikan bagi teman-teman artis ini,” ujarnya.

Juru bicara berlatar belakang penyidik itu juga mengingatkan kepada artis yang kini menjadi pejabat untuk memberikan contoh kepada masyarakat untuk menolak segala bentuk prilaku koruptif dan menjadi penyelenggara negara yang taat hukum.

“Itu akan menjadi pilihan ya, menjadi pilihan mau menerima atau tidak. Saya pikir teman-teman artis ini dengan menerima tanggung jawab, menerima jabatan sebagai penyelenggara negara, bapak/ibu sekalian tentunya perlu menjadi contoh bagaimana menjadi penyelenggara negara yang baik dengan tidak sewenang-wenang,” tuturnya.

Investasi Pabrik LPG 2 Juta Ton di RI Ditarget Mulai Januari 2025

Jelang Idul Adha 2024, PT Pertamina Patra Niaga Siap Tambah Pasokan BBM Solar dan LPG. (Dok. PT Pertamina Patra Niaga)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia membeberkan, bahwa pemerintah berencana untuk membangun pabrik Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Indonesia mulai awal tahun 2025 mendatang.

Bahlil menyebutkan pihaknya akan mematangkan persiapan pembangunan pabrik yang rencananya berkapasitas 2 juta ton tersebut.

“November-Desember kami matangkan semuanya dulu. Baru mulai rencananya untuk dilakukan investasi siapa, kapan, itu mulai Januari. Sekarang kan 100 hari ini lah saya matangkan semua dulu untuk mapping nya,” kata Bahlil di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip Jumat (15/11/2024).

Rencana pembangunan pabrik LPG tersebut menyusul temuan pemerintah di lapangan gas yang mengandung jenis gas Propane (C3) dan Butane (C4). C3 dan C4 sendiri merupakan bahan baku dalam pembuatan LPG.

Oleh sebab itu, pemerintah terbuka bagi siapa saja yang ingin terlibat dalam proyek industrialisasi LPG dalam negeri. Sehingga produk yang dihasilkan dari pabrik LPG dapat kompetitif. “Kita akan buat terbuka. Supaya ada kompetitif. Harus kita buat terbuka,” kata Bahlil.

Sebagaimana diketahui, pembangunan pabrik LPG dalam negeri sebagai upaya pemerintah Indonesia dalam menekan impor LPG yang saat ini begitu besar.

Dalam catatan Bahlil, konsumsi LPG di Indonesia mencapai 8 juta ton, sementara produksi LPG di dalam negeri hanya menembus 1,9 juta ton. Artinya, Indonesia melakukan impor sebanyak 6,1 juta ton.

Di kesempatan berbeda, Bahlil mengungkapkan jika rencana pembangunan pabrik LPG tambahan dengan kapasitas 2 juta ton bisa terbangun di Indonesia, maka jumlah pemenuhan LPG yang dilakukan di dalam negeri sekitar 4 juta ton.

Selain membangun pabrik LPG, pemerintah juga sedang menggenjot pembangunan jaringan gas bumi (jargas) yang akan diprioritaskan bisa melintas di wilayah Jawa hingga Sumatera.

Jargas itu sendiri, dinilai bisa mengurangi jumlah impor LPG ke Indonesia lantaran memanfaatkan produksi gas yang ada di dalam negeri. “Kita masih kekurangan kurang lebih sekitar 4 juta. Maka strateginya adalah jargas kita harus bangun khususnya daerah Jawa. Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, DKI, Jogja. Ini yang menjadi prioritas. Sumatera sebagian sudah jalan,” ujarnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR RI, Jakarta, Rabu (13/11/2024).

Bos Pengusaha Ungkap Kenapa Kelas Menengah-Kaya RI Belanja ke Thailand

Direktur SOGO Indonesia, Handaka Santosa dalam Talkshow Geliat Ekonomi dan Retail Pasca Pemilu di Indonesia. (CNBC Indonesia/Rindi Salsabilla)

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Merek Global Indonesia (APREGINDO) Handaka Santosa menyoroti dua persoalan impor yang memerlukan perhatian dan solusi yang berbeda. Menurutnya, Indonesia harus memisahkan antara impor ilegal yang merugikan industri dalam negeri dan impor resmi yang sebenarnya bisa memperkuat pasar domestik.

Handaka menjelaskan, barang-barang impor ilegal yang masuk ke pasar Indonesia tanpa bea masuk, tanpa label berbahasa Indonesia, bahkan tanpa Sertifikasi Nasional Indonesia (SNI) pada produk bayi, adalah ancaman nyata bagi produk lokal dan UKM. Katanya, barang ilegal ini tidak hanya merusak persaingan di pasar domestik tetapi juga mengurangi pendapatan negara.

“Kalau dia bisa masuk tanpa memenuhi peraturan yang ada, berarti mereka tidak membayar bea masuk. Nah, ini kan merugikan negara. Efeknya (juga) mereka mematikan produk dalam negeri atau lokal dan juga produk UKM,” kata Handaka dalam Power Lunch CNBC Indonesia, dikutip Kamis (14/11/2024).

Di sisi lain, Handaka menambahkan, impor resmi, khususnya barang-barang global bermerek yang seringkali ditujukan bagi kelas menengah-atas, itu justru menghadapi berbagai hambatan, termasuk bea masuk hingga 25%, PPN impor sebesar 11%, dan PPh impor 7,5%. Totalnya, barang impor resmi ini dikenai pajak sekitar 43,5%, belum lagi kewajiban mengurus laporan surveyor.