IHSG Ambruk Terparah Saat Krisis 1998 – Diserang Teroris

Foto: Infografis/ Nah Lho! 2 Negara Ini Diramal Kena Krisis Ekonomi di 2024/ Ilham Restu

Pergerakan Investor Saham

Investor saham  sedang dibuat kecewa karena kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok 3,4% di level 7.059,65 pada Senin (5/8/2024). IHSG ambruk karena investor khawatir dengan potensi resesi di Amerika Serikat (AS).

IHSG anjlok sejak awal perdagangan kemarin karena kekhawatiran terhadap resesi di AS muncul setelah data-data ekonomi di AS memburuk dengan cepat, termasuk tenaga kerja.

IHSG makin memburuk meski perekonomian RI pada kuartal II-2024 masih tumbuh di atas 5%. Badan Pusat Statistik (BPS) pada hari ini melaporkan produk domestik bruto (PDB) RI pada kuartal II-2024 tumbuh 5,05% secara tahunan (year-on-year/yoy), lebih rendah dari periode kuartal I-2024 yang mencapai 5,11%.

Pergerakan IHSG

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pun buka suara merespons kondisi itu. Ia mengatakan, seharusnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan terhadap kondisi IHSG itu, sebab pergerakannya selalu fluktuatif dari hari ke hari.

Terkait potensi resesinya AS, Airlangga mengatakan pemerintah saat ini masih dalam sikap mencermati kondisi yang bisa betul-betul terjadi. Namun, ia berharap tingkat suku bunga acuan akan bisa turun pada Kuartal IV-2024.

Ia mengakui, sebetulnya gap antara tingkat suku bunga dengan inflasi di Indonesia saat ini memang sudah terlampau jauh. Namun, Airlangga mengatakan, tingkat suku bunga acuan saat ini dibutuhkan untuk mencegah kaburnya aliran modal asing ke AS.

Kendati anjlok dalam, penurunan  IHSG kemarin bukanlah yang terburuk dalam sejarah. Penurunan IHSG sebesar 3,4% kemarin adalah yang terburuk sejak 9 Mei 2022 atau lebih dari dua tahun terakhir.  Jika melihat track record pergerakan IHSG sejak tahun 1990, terdapat 10 hari perdagangan dengan rekor tertinggi kejatuhan IHSG.

10 penutupan Terburuk IHSG Dalam Sejarah

Kejatuhan IHSG terbesar pernah terjadi pada 8 Januari 1998 dengan anjlok 11,88% saat IHSG masih berada di level 347,1. Masih di tahun yang sama, IHSG pernah mengalami kejatuhan pada 12 Februari 1998 dengan turun 9,27% di level 442,28.

Diketahui tahun 1998 merupakan Krisis Moneter/Krisis Keuangan Asia. Bagi Indonesia, krisis tersebut bahkan menjalar ke krisis multidimensi dari politik hingga sosial. Krisis memicu tumbangnya puluhan bank, ditutupnya ratusan perusahaan, jutaan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), hingga puncaknya menggulingkan pemerintahan Soeharto yang sudah bertahan selama 32 tahun.

Pelemahan terburuk kedua setelah Krisis Moneter 1998 adalah pada Januari dan Oktober 2008. Pada saat itu, dunia tengah diguncang Krisis Keuangan Global. berawal dari krisis subprime mortgage di Amerika Serikat, krisis melebar ke Eropa hingga Asia dan menumbangkan pasar saham.

IHSG juga pernah jatuh dalam pada 14 Oktober 2002 saat Krisis Dotcom Bubble di mana saham teknologi ambruk berjamaah. Pasar saham dunia dan Indonesia pernah ambruk parah pada 22 September 2011 setelah dunia dikejutkan dengan serangan teroris ke Gedung WTC, New York, AS.

IHSG Tahun Ini

IHSG sudah jatuh 2,7% sebulan dan sudah ambruk  2,93% sepanjang tahun ini. IHSG ambles parah 3,4% kemarin, Senin (5/8/2024) karena meningkatnya kekhawatiran investor akan resesi AS.
Kekhawatiran meningkat karena dipicu data-data ekonomi AS yang melemah tajam. Data pasar tenaga kerja mengalami perlambatan tajam. Dimulai dari klaim pengangguran naik signifikan ke 249.000, melampaui ekspektasi yang proyeksi hanya naik 1000 ke 236.000 klaim.

AS pada Jumat kemarin mengumumkan tingkat pengangguran AS melonjak ke angka 4,3% pada Juli 2024 dari 4,1% pada Juni 2024. Angka ini merupakan yang tertinggi sejak Oktober 2021 dan jauh di atas ekspektasi pasar yakni 4,1%.Penambahan pekerja untuk non-farm payrolls juga hanya 114.000 pada Juli, jauh di bawah Juni yang tercatat 179.000 dan di bawah ekspektasi pasar yakni 175.000.

Data tenaga kerja AS yang melemah dengan cepat menambah kecemasan investor setelah sebelumnya sektor manufaktur AS juga melemah. Kondisi ini diperparah dengan laporan keuangan raksasa teknologi yang melemah.

Indeks PMI Manufaktur S&P Global AS ada di angka 49,6 pada Juli 2024 atau terendah sepanjang tahun ini. Kondisi ini menunjukkan adanya penurunan dalam kondisi bisnis di sektor manufaktur AS.

Indeks PMI Jasa ISM di AS merosot ke 48,8 pada Juni 2024, penurunan tajam terbesar sejak April 2020. Indeks sentimen konsumen Universitas Michigan menjadi 66,4 pada Juli 2024, angka terendah dalam delapan bulan terakhir.

Cegah Memori HP Penuh Akibat Kebanyakan Grup WhatsApp

Foto: Logo Whatsapp.

Foto, video, atau file dari WhatsApp Group sering bikin memori HP penuh. Biasanya akan muncul notifikasi bahwa penyimpanan WhatsApp penuh ketika aplikasi mendeteksi bahwa kapasitas penyimpanan di ponsel hampir mencapai batas maksimal.

Akibatnya, pengguna mungkin kesulitan untuk mengirim atau menerima pesan, foto, video, dan dokumen lainnya.

Masalah ini bisa sangat mengganggu, apalagi Anda mengandalkan WhatsApp untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk itu ada beberapa cara yang bisa Anda coba agar penyimpanan WhatsApp tidak mudah penuh.

Pertama, nonaktifkan fitur auto-download di WhatsApp. Secara default WhatsApp membuat pengguna dapat mengunduh media yang dibagikan secara otomatis ke aplikasi foto di ponsel.

Namun ini bisa bikin penuh HP Anda jika gambar, video, atau file lain yang tidak diperlukan ikut terunduh.

Pengguna bisa menghentikan WhatsApp agar tidak menyimpan media secara otomatis ke aplikasi foto. Berikut ini caranya.

  • Buka pengaturan WhatsApp
  • Pilih “Storage and data”
  • Selanjutnya di bagian bawah pilih media auto-download dan ubah ke bagian “Off” di Photos, Audio, Video, dan Documents.

Solusi supaya memori HP tidak cepat penuh lainnya, pengguna bisa menghapus beberapa chat WhatsApp. Untuk membersihkan penyimpanan WhatsApp.

Cara mengosongkan memori WhatsApp di Android

Sebelum menghapus memori, Anda bisa lebih dulu melihat besarnya ruang yang digunakan WhatsApp pada media maupun itemnya. Simak caranya berikut:

  • Pada tab Chat, ketuk Opsi lainnya (lambang titik tiga) > Setelan
  • Tekan Data dan Penyimpanan > Kelola Penyimpanan
  • Besaran ruang yang digunakan WhatsApp akan ditampilkan di bagian atas layar

Menghapus foto dan video di WhatsApp

  • Di tab Chat, klik Opsi lainnya > Setelan atau Settings
  • Tekan menu Data dan Penyimpanan > Kelola Penyimpanan
  • Ada beberapa opsi penghapusan yaitu media berukuran besar, media yang diforward berkali-kali, serta berdasarkan ruang chat tertentu.
  • Untuk menghapus semua item, klik Pilih semua. Sementara menghapus beberapa item saja, klik dan tahan item yang diinginkan serta pilih item lainnya untuk menghapus beberapa secara sekaligus
  • Klik Hapus. Pilih ‘Hapus item berbintang’ untuk menghapus item dengan bintang dan ‘Hapus semua salinan’ untuk menghapus duplikat
  • Lalu, ketuk Hapus

Cara mengosongkan memori WhatsApp di iPhone

Untuk melihat penyimpanan, berikut caranya:

  • Buka Pengaturan WhatsApp
  • Lanjutkan dengan memilih menu Data dan Penyimpanan > Kelola Penyimpanan
  • Besaran ruang yang digunakan WhatsApp akan ditampilkan di bagian atas layar

Cara menghapus item WhatsApp di iPhone:

  • Buka Pengaturan WhatsApp
  • Klik Data dan Penyimpanan > Kelola Penyimpanan
  • Tekan menu Lebih Besar dari 5 MB, Diteruskan Berkali-kali, atau pilih chat tertentu.
  • Untuk memilih semua item, klik Pilih Semua. Jika ingin beberapa saja, tekan item yang ingin dihapus
  • Klik Hapus. Jika memilih item berbintang, selanjutnya pilih Hapus Semua, Kecuali yang Berbintang atau Hapus Semua
  • Ketuk Hapus Item
  • Untuk memilih item duplikat, klik Hapus Item dan Salinannya.

Hapus Item dari Pencarian:

  • Pada tab Chat, tampilkan bar Pencarian
  • Klik menu Foto, Video atau Dokumen
  • Klik item yang ingin dihapus
  • Tekan Hapus > Hapus untuk saya

Bitcoin Cs Mulai Rebound, Pasar Kripto Ada Harapan?

Foto: Infografis/Lengkap! Begini Jatuh Bangun Harga Bitcoin Sejak 2009-2023/Aristya Rahadian

Pasar kripto mayoritas melemah pada hari ini, Selasa (6/8/2024). Namun demikian hal ini cukup lebih baik setelah sebelumnya anjlok dalam.

Merujuk dari CoinMarketCap pada Selasa (6/8/2024) pukul 07:35 WIB, pasar kripto kompak turun. Bitcoin melemah 2,99% ke US$55.610,38 dan secara mingguan berada di zona merah 16,27%.

Ethereum berada di teritori negatif 4,91% dalam 24 jam terakhir dan dalam sepekan ambruk 23,96%.

XRP tergelincir 1,18% secara harian dan dalam sepekan tersungkur 15,64%.

Begitu pula dengan Toncoin yang mengalami penurunan 10,03% dalam 24 jam terakhir dan dalam tujuh hari terakhir ambles 18,49%.

Performa Kripto (6/8/2024)

CoinDesk Market Index (CMI) yang merupakan indeks untuk mengukur kinerja tertimbang kapitalisasi pasar dari pasar aset digital turun 4,75% ke angka 2.061,74 Open interest terdepresiasi 10,96% di angka US$48,1 miliar.

Sedangkan fear & greed index yang dilansir dari coinmarketcap.com menunjukkan angka 32 yang menunjukkan bahwa pasar berada di fase pesimis/takut dengan kondisi ekonomi dan industri kripto saat ini.

Dikutip dari coindesk.com, Bitcoin dan kripto lainnya mengalami rebound setelah sebelumnya turun cukup tajam.

Untuk diketahui, hanya dalam seminggu yang lalu, Bitcoin diperdagangkan mendekati US$70.000 dengan para trader sangat antusias tentang kemungkinan kepresidenan Trump dan harapan menjadikan kripto terbesar sebagai aset strategis. Sejak saat itu, harga merosot 30% dari puncaknya, menjadikannya penurunan tercuram pada siklus pasar ini.

Kendati aksi tersebut terasa brutal, besarnya penurunan ini tipikal selama pasar bullish sebelumnya, kata Alex Thorn, kepala riset di Galaxy, pada hari Senin.

Kecepatan penurunan ini mengingatkan pada crash yang dipicu oleh Covid-19 pada 2020, kata Daniel Cheung, salah satu pendiri firma modal ventura aset digital Syncracy Capital, meskipun ini kurang parah. BTC anjlok 57% dalam enam hari pada pertengahan Maret.

“Harapkan kripto pulih relatif cepat mengingat sebagian besar penjualan saat ini adalah hasil dari kepanikan dan paksaan,” kata Cheung. “Ironisnya, gerbang menuju pasar bullish yang jauh lebih besar telah dibuka.”

Matt Hougan, CEO manajer aset Bitwise, juga membandingkan crash akhir pekan ini dengan Maret 2020 dalam pembaruan pasar.

“Rasanya seolah-olah kita mungkin tidak akan pernah pulih. Media mengklaim bahwa Bitcoin telah gagal sebagai aset lindung nilai,” kata Hougan. “Terlepas dari emosi, sejarah menunjukkan bahwa penurunan akhir pekan ini adalah peluang beli.”

Di tengah situasi saat ini mungkin menawarkan titik masuk yang baik untuk jangka panjang, risiko jangka pendek masih ada. Markus Thielen, pendiri 10x Research, mengatakan bahwa BTC mungkin turun hingga US$42.000 jika kelemahan ekonomi saat ini memburuk menjadi resesi.

Babak Belur di China, Indonesia Dua Kali Disinggung Bos Apple

Foto: CEO Apple, Tim Cook tiba untuk Konferensi Media dan Teknologi tahunan Allen and Co. Sun Valley di Sun Valley Resort, Idaho, Amerika Serikat, Selasa (9/7/2024). (REUTERS/Brendan McDermid)

Indonesia lagi-lagi disebut bos Apple dalam pembicaraan soal laporan keuangan produsen iPhone tersebut. Apple membanggakan penjualan iPhone di RI yang terus-terusan menembus rekor.

CEO Apple Tim Cook menyatakan bahwa Apple berhasil mencetak rekor pendapatan per kuartal di Indonesia. Selain RI, rekor pendapatan juga dibukukan Apple di Kanada, India, Filipina, Thailand, Prancis, Jerman, Meksiko, dan Inggris.

“Kami mencatat rekor pendapatan kuartalan di lebih dari dua lusin negara dan wilayah,” kata Cook dalam conference call dengan media usai rilis laporan keuangan Apple periode April-Juni 2024.

Ceo Apple

Indonesia juga disebut-sebut oleh CFO Apple Luca Maestri. Maestri mengungkapkan bahwa Apple meraup US$ 39,3 miliar dari penjualan iPhone.

Ia mengakui bahwa pendapatan Apple dari iPhone turun 1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Namun, pendapatan dari iPhone justru menembus rekor di beberapa negara.

“Kami membukukan rekor kuartalan di beberapa negara termasuk UK, Spanyol, Polandia, Meksiko, Indonesia, dan Filipina,” kata Maestri. 

Namun, pertumbuhan pendapatan Apple di Indonesia ternyata bukan karena produk terbaru mereka, iPhone 15, laris manis diburu warga RI. Apple justru mengandalkan penjualan iPhone ‘jadul’ berharga murah.

Dalam laporan IDC khusus pasar Indonesia, tercatat pertumbuhan tersebut dipimpin oleh seri iPhone yang diproduksi Apple.

Associate Market Analyst IDC Indonesia, Vanessa Aurelia, menuturkan HP premium dengan rentang harga US$ 800-1.000 (Rp 12,7-15,9 jutaan) tumbuh paling besar.

Dia mengatakan sejak beberapa tahun lalu ketika iPhone 11 diperkenalkan, Apple mulai melakukan penetrasi ke ponsel premium dengan harga yang lebih terjangkau.

“Baru-baru ini, Apple juga meningkatkan porsi iPhone 13 di Indonesia mulai semester kedua tahun lalu. Strategi ini efektif dengan menggelar diskon untuk model tersebut,” kata Vanessa melalui keterangan resmi yang diterima CNBC Indonesia. “Kedua model tersebut meningkatkan portofolio Apple untuk segmen non-premium.”

IDC mencatat pada segmen HP mid-range dengan harga berkisar US$ 200-600 (Rp 3,2-9,5 jutaan), Apple juga turut berkontribusi paling besar bersama dengan Samsung, Vivo, dan Xiaomi. Segmen mid-range ini mencatat pertumbuhan paling besar sebanyak 73,4%.

Babak belur di di China

Penjualan iPhone memang sedang lesu. Untungnya, Apple masih bisa menyelamatkan laju pertumbuhan pendapatan perusahaan karena iPad justru laris manis.

Pendapatan iPhone terpukul oleh kelesuan penjualan di China. Penjualan iPhone di China merosot dari US$ 15,8 miliar menjadi US$ 14,7 miliar. Berdasarkan data Canalys, penjualan iPhone pada April-Juni 2024 jatuh dari 10,4 juta unit menjadi 9,7 juta unit.

Pendapatan Apple dari penjualan iPad melonjak dari US$ 5,8 miliar menjadi US$ 7,2 miliar. Pendorongnya adalah peluncuran produk dalam jumlah terbanyak dalam beberapa tahun terakhir.

Penjualan iPhone masih belum terdongkrak meskipun Apple sudah memberikan diskon gila-gilaan untuk iPhone di China. Penyebabnya adalah persaingan yang makin ketat, terutama melawan HP baru Huawei.

Dalam wawancara dengan CNBC International, CEO Apple Tim Cook menyatakan Apple berusaha mengungkit penjualan mengandalkan Apple Intelligence, fitur kecerdasan buatan milik Apple.

“Apa yang kami lakukan adalah mengerahkan lebih banyak orang, yang tadinya bekerja untuk proyek lain, untuk AI. Dari sisi pandang data center, kami punya pendekatan hybrid. Jadi kami punya [teknologi] sendiri dan kami bermitra dengan pihak lain. Jadi capex tersebut akan ada di laporan keuangan mitra kami, dan kami mencatatnya sebagai pengeluaran,” kata Cook.

IHSG Jeblok Tapi Rupiah Perkasa: Kok Bisa Beda Nasib?

Foto: Petugas menghitung uang di tempat penukaran uang Luxury Valuta Perkasa, Blok M, Jakarta, Kamis, 21/7. Rupiah tertekan pada perdagangan Kamis (21/7/2022) (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Gonjang-ganjing perekonomian di Amerika Serikat (AS) berdampak signifikan terhadap pasar keuangan global termasuk di Indonesia. Namun, nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru berbeda arah di tengah kepanikan pasar keuangan global.

Dilansir dari Refinitiv, IHSG terpantau ambruk 3,4% di level 7.059 pada perdagangan Senin (5/8/2024). Posisi ini merupakan yang terendah sejak 27 Juni 2024 atau lebih dari satu bulan terakhir.

Sementara rupiah terpantau mengalami apresiasi tipis yakni 0,09% ke angka Rp16.180/US$.

Untuk diketahui, salah satu gegernya pasar keuangan domestik akibat dari potensi resesi AS setelah rilis data pasar tenaga kerja di negeri Paman Sam yang melambat tajam dan beberapa data ekonomi AS yang cenderung mengecewakan.

Pekan lalu, negeri Paman Sam banyak mengeluarkan data penting seperti pengumuman suku bunga, pasar tenaga kerja yang meliputi klaim pengangguran, Non-Farm Payrolls (NFP) atau data pekerjaan tercatat di luar pertanian, sampai tingkat pengangguran.

Data pasar tenaga kerja mengalami perlambatan tajam. Dimulai dari klaim pengangguran naik signifikan ke 249.000, melampaui ekspektasi yang proyeksi hanya naik 1000 ke 236.000 klaim.

Sehari kemudian, kondisi pasar tenaga kerja yang melambat semakin dikonfirmasi dengan data pekerjaan tercatat di luar pertanian (non-farm payrolls/NFP) yang hanya bertambah 114.000, jauh dari estimasi pasar yang proyeksi adanya penambahan tenaga kerja 179.000 ke 175.000 pekerjaan. Tingkat pengangguran AS pada Juli 2024 juga melonjak ke 4,3% dari sebelumnya 4,1% pada Juni 2024.

Hal ini membawa kesimpulan pelaku pasar bahwa ancaman resesi meningkat di AS, yang kemudian memicu kekhawatiran akan terjadinya hard landing karena bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) dinilai lambat melakukancut rateseperti yang terjadi saat pandemi Covid-19 lalu.

Beda Nasib IHSG & Rupiah

Di tengah kondisi yang memburuk di pasar keuangan global, IHSG tercatat tersungkur cukup dalam. Hal ini juga seiring dengan bursa saham secara global (AS, Eropa, hingga Asia) yang turut berada di zona merah.

Kekhawatiran yang terpicu akibat potensi perlambatan ekonomi AS tercermin juga dari Indeks Volatilitas Pasar Saham AS (USVIX) melonjak menjadi 38,27, menandakan ketidakpastian pasar yang tinggi.

Indeks Nikkei ambruk 12,4%, indeks Hang Seng hancur 1,46%, indeks KOSPI Korea jeblok 8,77%, sementara indeks Straits Times ambles 4%.

Ekonom Senior Samuel Sekuritas Indonesia (SSI), Fithra Faisal menyampaikan bahwa penurunan signifikan di pasar saham global terjadi karena kecemasan investor tentang masalah ekonomi yang lebih luas dan tindakan suku bunga The Fed di masa depan.

Rupiah Malah Menguat

Berbeda dengan saham, nilai tukar rupiah justru menguat. Penguatan juga tidak hanya terjadi ke rupiah tetapi hampir semua mata uang utama Asia.

Mata uang ringgit Malaysia memimpin penguatan di Asia dengan menanjak 1,69% disusul dengan yen Jepang yang terbang 1,64%. Pelemahan ini salah satunya disebabkan oleh aksi investor yang menjual dolar AS dan beralih ke instrumen mata uang lain, termasuk rupiah. 
Indeks dolar jeblok ke 102,

Kepala ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro menjelaskan kekhawatiran resesi AS bisa berdampak besar terhadap kinerja perusahaan, termasuk perusahaan teknologi yang telah menjadi target euforia pasar sejak awal tahun ini.

“Kondisi ini berdampak pada pasar saham sehingga penjualan global hanya di saham,” tutur Andry kepada CNBC Indonesia.

Di sisi lain, resesi AS akan mendorong bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) untuk segera menurunkan suku bunga. Pemangkasan suku bunga bahkan kini mengarah 50 bps pada September mendatang, bukan lagi 25 bps.
“Ekspektasi penurunan suku bunga sebesar 50 bps pada September akan berdampak positif untuk pasar obligasi sehingga indeks dolar melemah dan, imbal hasil US Treasury lebih rendah,” imbuhnya.

Pelemahan indeks dolar dan imbal hasil US Treasury membuat mata uang Emerging Markets menguat, termasuk Indonesia. Kondisi ini juga sejalan dengan melandainya imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN). Penguatan ini mencerminkan adanya aliran modal asing ke rupiah dan SBN.
Masuknya investor di SBN tercermin dari melandainya imbal hasil SBN tenor 10 tahun. Imbal hasil  melandai ke 6,807% pada perdagangan kemarin, Senin (5/8/2024) atau terendah sejak pertengahan Mei 2024.

Segini Nilai Medali Olimpiade yang Diterima Gregoria Mariska

Foto: Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung merayakan kemenangannya di podium setelah meraih medali perunggu di cabang bulu tangkis tunggal putri Olimpiade Musim Panas 2024, Senin, 5 Agustus 2024, di Paris, Prancis. (AP/Kin Cheung)

Tim Indonesia akhirnya meraih medali pertamanya di Olimpaide Paris 2024. Atlet badminton dari nomor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung, akrab disapa Jorji, menyumbang medali perunggu. Dengan ini, dia juga berhasil mengibarkan bendera merah putih saat prosesi pengalungan medali di Paris, Prancis, Senin (5/8/2024). 

Meraih medali Olimpiade adalah impian tertinggi para atlet. Maklum, ajang pesta olahraga tertua dan terbesar di dunia ini hanya digelar tiap empat tahun sekali. 

Melansir Euro News, medali emas dari Olimpiade yang paling didambakan para atlet ternyata tidak sepenuhnya terbuat dari emas. Medali Olimpiade Paris, yang memiliki berat 529 gram, hanya mengandung enam gram emas atau sekitar 1,3% dari total berat medali. Sedangkan sisanya adalah perak murni. Bagian emas hanya terdiri dari lempengan yang diletakkan di atas inti perak.

Hingga Olimpiade Stockholm 1912, medali emas hampir seluruhnya terbuat dari emas. Namun, kebijakan penghematan uang pasca-Perang Dunia I menyebabkan kandungan emas dalam medali menurun sejak Olimpiade 1920 di Antwerp.

Kendati demikian, medali perak masih sepenuhnya terbuat dari perak. Sedangkan medali perunggu merupakan campuran tembaga, timah, dan paduan seng.

Harga medali dari Olimpiade Paris 2024

Semua medali yang diterima atlet di ajang Olimpiade Paris 2024 dihiasi dengan detail yang nilainya tak terhingga: sepotong besi dari kerangka asli Menara Eiffel, ditempatkan di tengah-tengah medali, yang menampilkan logo Paris 2024.

Oxford Economics memperkirakan nilai medali emas Olimpiade Paris sebesar US$1.027 atau sekitar Rp 16,7 juta. Perkiraan tersebut sejalan dengan nilai pasar emas 24 karat dan perak murni per gram saat ini. 

Sementara medali perak bernilai US$535 (sekitar Rp8,6 juta) dan medali perunggu US$4.60 atau hanya senilai Rp75.000.

Perhitungan ini tentu saja tidak termasuk elemen besi Menara Eiffel yang tidak ternilai harganya.

Menariknya, potongan-potongan besi ini diambil dari Menara Eiffel saat proyek renovasi dan modernisasi selama bertahun-tahun dan kemudian diawetkan oleh pihak berwenang. Keputusan untuk mengaitkan hadiah Olimpiade dengan simbol ibu kota Prancis tersebut diambil oleh komite atlet, yang diketuai oleh legenda biathlon Prancis, Martin Fourcade.

Paris 2024 menggarap desain medali bekerjasama dengan Chaumet, yakni rumah perhiasan dan jam tangan mewah Prancis yang berusia lebih dari dua abad.

Oxford Economics mengatakan nilai medali emas Olimpiade akan meningkat selama bertahun-tahun, yakni bisa mencapai sekitar €1.500 (Rp 26,3 juta) pada tahun 2032, atau saat Australia menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas di Brisbane.

Bursa Asia Rebound, Nikkei Pimpin Kenaikan!

Foto: detik.com

Setelah kemarin terjun dalam, bursa saham kawasan Asia Pasifik terpantau mulai rebound pada pergerakan pasar hari ini ,Selasa 96/8/2024).

Bursa saham Jepang memimpin kenaikan, dengan lonjak 7,47% ke 33.906,89 setelah kemarin menjadi yang paling parah hingga melampaui Black Monday sejak 1987.

Hang Seng Index (HSI) Hongkong dan Shanghai Composite Index (Shanghai) juga dalam zona positif, masing-masing menguat 0,83% dan 0,43% hingga pukul 08.45 WIB.

Sementara, untuk bursa saham Singapura malah terkoreksi 0,89% ke posisi 3.214,09.

Dari Australia, Indeks S&P/ASX 200 masih stagnan sekitar 7.650 pada hari ini karena investor tetap menunggu menjelang keputusan kebijakan moneter terbaru Reserve Bank of Australia.

Pasar sebelumnya mengantisipasi kemungkinan kenaikan suku bunga dari RBA pada minggu ini, namun angka inflasi yang lebih lemah dari perkiraan untuk kuartal kedua mendorong para pedagang untuk menarik kembali pertaruhan tersebut.

Sementara itu, indeks acuan Australia terebut kehilangan hampir 6% selama dua sesi terakhir karena kekhawatiran resesi AS merugikan sentimen pasar.

Penurunan tajam di pasar saham Jepang dan cepatnya melemahnya “carry trade” yen juga berkontribusi terhadap volatilitas baru-baru ini.

Selain BTN, OJK Buka Opsi Investor Lain Bagi Bank Muamalat

Foto: Kolase logo Bank Muamalat dan BTN Syariah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan bahwa opsi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) mengakuisisi PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. (BMI) belum batal total. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan hal tersebut saat menjawab terkait surat permohonan akuisisi BTN, dalam rangka melepas unit usaha syariahnya (UUS) BTN Syariah.

Dian mengatakan bahwa sejak awal, pihaknya belum pernah menerima permohonan resmi terkait rencana BTN mengakuisisi BMI. Namun, ia mengakui sudah dilakukan pembicaraan berulang kali terkait opsi tersebut, guna mematangkan konsepnya.

Dian mengatakan ada banyak pihak yang terlibat dalam opsi ini, karena BTN merupakan bank BUMN dan BMI memiliki posisi yang cukup strategis.

“Sehingga memang upaya yang untuk melakukan merger yang dicoba dilakukan oleh BTN dan BMI, merupakan suatu upaya yang positif, yang mungkin nanti saya melihatnya belum over, yang mungkin saja terjadi pada ketika analisis dan lain sebagainya sudah disempurnakan,” katanya dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK secara virtual, Senin (5/8/2024).

Namun demikian, Dian mengatakan OJK tetap terbuka jika investor lain hendak masuk ke BMI. Sebab katanya, selama ini belum mengikat secara yuridis.

Seperti diketahui, BTN sedang membidik bank syariah lain untuk menjadi “cangkang” sebagai bagian dari proses pelepasan BTN Syariah untuk berdiri menjadi bank umum syariah (BUS). Usai menyatakan belum dapat melanjutkan akuisisi BMI di hadapan Komisi VI DPR RI, BTN kini sedang dalam proses uji kelayakan atau due diligence dengan bank swasta syariah opsi lain.

Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu mengatakan bahwa ada beberapa opsi bank syariah yang dilirik pihaknya, dan sedang condong ke satu bank. Namun, ia enggan memberitahu bank syariah yang mana.

“Oh ada [opsi bank syariah lain], pasti ada dong. Kita kan nggak mungkin [spin off], nggak sesuai ketentuan. Pasti lo nanya siapa kan, gue rahasiain dulu dong. Kita upayakan tahun ini sih,” ujar Nixon selepas acara Akad Massal KPR & KUR BTN di Perumahan Pesona Kahuripan 9, Kabupaten Bogor, Rabu (31/7/2024) lalu.

Di sisi lain, Nixon menyebut bahwa akuisisi BMI diputuskan untuk “belum dapat dilanjutkan.” Ketika ditanya apakah BTN sudah final tidak mengakuisisi bank syariah tertua RI itu, ia mengatakan pihaknya “sampai hari ini belum dapat melanjutkan” rencana akuisisi.

Nixon mengatakan sulit untuk memprediksi kemungkinan melanjutkan akuisisi BMI di masa depan. Itu berdasarkan kondisi neraca keuangan BMI yang bisa saja membaik atau ada keputusan lain dari BTN di kemudian hari.

“Tapi sampai hari ini, kami sudah menyurati [BUMN, OJK, dan BPKH], kami belum dapat melanjutkan. Jadi bahasa terangnya, seluruh konsultan yang bekerja disana udah kita tarik mundur,” ujar Nixon.

Seperti diberitakan sebelumnya, sumber CNBC Indonesia mengatakan bahwa BTN kini telah beralih ke PT Bank Victoria Syariah (BVS) dan sedang dalam due diligence. Nilai transaksi tersebut dikabarkan mencapai Rp1,7 triliun.

Proses due diligence ini ditargetkan dapat selesai pada bulan Juni lalu, agar proses akuisisi dapat rampung pada bulan Oktober mendatang. Dengan begitu, BTN membidik dapat menyampaikan proposal untuk merger ke OJK pada bulan September.

Kantor Moeldoko Beri Peringatan, Pompanisasi Tak Tepat Sasaran

Foto: Seorang petani mengamati padi yang mengalami kekeringan di Desa Kramat, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu, (9/8/2023). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Kantor Staf Presiden (KSP) menyampaikan kekhawatirannya terhadap program pompanisasi lahan sawah yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian (Kementan). Deputi III KSP Edy Priyono khawatir program tersebut tidak tepat sasaran.

“Kita ke lapangan, kami ke Jawa tengah, ke daerah Temanggung. Kami ada temuan, ketika berdialog dengan petugas di lapangan, kami mendapatkan laporan bahwa alokasi atau penyaluran pompa dalam program pompanisasi dikhawatirkan ada yang tidak tepat sasaran,” kata Edy dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024, Senin (5/8/2024).

Kekhawatiran itu bermula, ketika Edy bersama tim-nya sedang melakukan kunjungan ke Kecamatan Bansari, Temanggung yang merupakan dataran tinggi. Katanya, di daerah itu tidak ada sawah, melainkan lahan itu banyak ditanami komoditas hortikultura seperti cabai, tembakau, dan lain sebagainya.

“Tidak ada sawah di situ, karena yang banyak ditanami itu adalah komoditas hortikultura seperti cabai, tembakau, dan lain-lain. Tapi mendapatkan jatah pompa,” ujarnya.

Karena itu, dia meminta kepada Kementan dan TNI Polri selaku pihak yang bekerjasama dengan Kementan, untuk memberikan petunjuk pelaksanaan (Juklak) program pompanisasi kepada pihaknya. Ia ingin memastikan apakah alokasi anggaran untuk program pompanisasi sudah tepat sasaran atau malah tidak tepat.

“Kami mohon kepada teman-teman di Kementan untuk memberikan semacam juklak, bagaimana kalau terjadi ketidaktepatan alokasi ini. Kalau kami sarankan ada mekanisme menyalurkan ke daerah yang lebih membutuhkan, karena kami tidak tahu terus terang apakah yang seperti ini hanya terjadi di Temanggung atau juga di daerah lain, kami khawatir kalau terjadi di daerah lain,” ucap dia.

Ia sangat menyayangkan bilamana program pompanisasi yang merupakan bagian dari perluasan area tanam justru tidak tepat sasaran, dan berakhir terjadinya kesalahan dalam mengalokasikan anggaran.

“Sayang sekali nanti kalau program pompanisasi yang merupakan bagian dari perluasan area tanam ini, kemudian terjadi kesalahan alokasi,” pungkasnya.

Pasar Ambruk Gara-Gara The Fed, Investor Perlu Panik?

Foto: Markets Wall Street. (AP/Courtney Crow)

Bank Sentral Amerika Serikat (AS) membutuhkan banyak pertimbangan sebelum memutuskan kebijakan moneternya. Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada Rabu pekan lalu mengatakan bahwa ia perlu melihat lebih banyak data untuk menurunkan suku bunga.

Mengutip Wall Street Journal, laporan data ketenagakerjaan pada hari Jumat menunjukkan pelemahan di berbagai dimensi, di antaranya, 114.000 pekerjaan bertambah pada bulan Juli atau meleset dari ekspektasi. Angka tersebut menunjukkan kenaikan dari bulan-bulan sebelumnya yang direvisi ke bawah.

Sementara pertumbuhan upah dari tahun ke tahun sebesar 3,6%, lebih rendah dari 3,8% di bulan Juni 2024.

Kekhawatiran meningkat bahwa seharusnya The Fed telah tertinggal dan seharusnya sudah mulai melakukan pemangkasan. Kekhawatiran ini diperburuk oleh fakta bahwa the Fed tidak dijadwalkan untuk mengadakan rapat penetapan suku bunga pada bulan Agustus atau Oktober, sehingga memberikan jalan yang sempit untuk menurunkan suku bunga.

Pergerakan di luar jadwal mungkin saja terjadi, namun jarang, biasanya hanya untuk keadaan darurat.

Fed funds futures memberikan harga lebih dari 70% kemungkinan penurunan 0,5 poin secara persentase. Angka tersebut dua kali lipat dari kenaikan yang biasa terjadi pada pertemuan September, naik dari 15% beberapa hari yang lalu.

Meskipun demikian, para investor tidak boleh kehilangan akal. Meskipun data pasar tenaga kerja melemah, namun ekonomi tidak berada dalam kondisi yang buruk. Produk domestik bruto naik pada laju tahunan sebesar 2,8% pada kuartal kedua. Tingkat pengangguran 4,3% berada pada tingkat yang sehat secara fundamental.

Bahkan ada beberapa kabar baik dalam laporan akhir pekan lalu, yakni tingkat partisipasi angkatan kerja terus meningkat di bulan Juli.

Dalam berita yang mungkin merupakan berita terbaik untuk prospek ekonomi jangka panjang, data pada hari Kamis menunjukkan produktivitas pekerja pada kuartal kedua naik dengan kecepatan 2,7% dari tahun sebelumnya.

Di sisi lain, para investor harus mempertimbangkan peluang yang sekarang muncul. Tentu saja ada sektor-sektor yang diuntungkan oleh suku bunga yang lebih rendah, seperti real estat. Terutama dalam ekonomi yang masih sehat, sektor ini dapat melejit.

Pencetus hipotek Rocket Cos. menguat 12,3% pada hari Jumat di tengah ekspektasi bahwa suku bunga yang lebih rendah dapat membuka pasar perumahan, sementara saingannya, LoanDepot dan UWM Holdings, masing-masing naik 11,3% dan 8,1%.

Hal ini menggembirakan, jika pembelian rumah meningkat, maka seluruh sektor ekonomi yang berdekatan, mulai dari peritel rumah hingga bahan bangunan, akan diuntungkan.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau smakin merana hingga sudah ambruk 2% pada perdagangan sesi I Senin (5/8/2024), di tengah memburuknya sentimen pasar pada hari ini.

IHSG per pukul 10:11 WIB, IHSG ambruk 2% ke posisi 7.162,13. IHSG langsung terkoreksi ke level psikologis 7.100, setelah beberapa hari terakhir diperdagangkan di level 7.200-7.300.

Pelaku pasar cenderung khawatir terkait adanya potensi resesi yang bakal mengancam perekonomian Amerika Serikat (AS), di mana potensi ini muncul setelah rilis data pasar tenaga kerja di negeri Paman Sam yang melambat tajam dan beberapa data ekonomi AS yang cenderung mengecewakan.

Terpisah, bursa Asia Pasifik mayoritas bergerak merah merona merespon data pasar tenaga kerja AS yang melambat tajam memicu potensi resesi hari ini. Indeks Nikkei 225 turun sebanyak 7% menjadi sekitar 33,370 sementara Indeks Topix yang lebih luas turun 6,5% menjadi 2,370.