Satelit Intelsat 33e atau IS-33e telah dilaporkan tidak beroperasi sejak Sabtu pekan lalu (19/10/2024). Ternyata pada Senin (21/10/2024) dikonfirmasi satelit tersebut hancur di orbit geostasioner.
Alasan meledaknya satelit belum diketahui. Pihak Intelsat mengatakan tengah mencari tahu penyebab anomali tersebut.
“Kami berkoordinasi dengan produsen satelit, Boeing dan lembaga pemerintah melakukan analisa data dan pengamatan. Sebuah dewan peninjauan kegagalan dibentuk untuk melakukan penyelesaian analisa komprehensif mengenai penyebab anomali,” ujar Intelsat, diikutip dari IFL Science, Jumat (25/10/2024).
Meledaknya satelit disebut menyebabkan hilangnya daya dan layanan internet di beberapa negara yang tersebar di seluruh Eropa, Afrika hingga sebagian Asia-Pasifik. Penyedia satelit Intelsat sendiri menyediakan layanan komunikasi ke berbagai pelanggan di hampir 150 negara.
Sementara itu, CEO ExoAnalytic Solutions, Douglas Hendrix menjelaskan pihaknya telah menemukan sekitar 57 bagian puing yang meledak.
Artikel diterbitkan di The Conversation menuliskan satelit itu memiliki sejarah kesulitan mengenai teknis selama delapan tahun beroperasi. Salah satunya adalah terkait masalah dengan propulsinya.
Sebagai informasi, Intelsat 33e memiliki berat 6.600 kilogram. Satelit yang beroperasi di geostasioner itu meluncur 2016 atau delapan tahun beroperasi sebelum ditemukan meledak.
Meledaknya satelit ini menambah lebih banyak sampah antariksa yang tersebar di sana. Banyaknya satelit yang ada memang meningkatkan risiko, khususnya puing-puing material peluncuran roket dan satelit yang tidak digunakan lagi.
Badan Antariksa Eropa (ESA) melaporkan lebih dari 170 juta keping sampah antariksa berukuran lebih dari 1 milimeter berada di orbit Bumi. Namun sebagian besarnya terlalu kecil untuk dilacak.
Sementara itu 29 ribu keping sampah diperkirakan berukuran sekitar 10 centimeter. Ini juga bisa membuat masalah serius bagi aktivitas di antariksa.
Sebuah kawasan bisnis dekat Bandara Changi, Singapura misalnya, menyimpan harta karun bernilai lebih dari US$ 1 miliar. Reserve SG menampung puluhan brankas pribadi, ribuan kotak deposit, dan ruang penyimpanan logam mulia yang menjulang tiga lantai.
Setelah empat tahun proses renovasi, kompleks ini hampir selesai dan siap untuk peluncuran. Peluncuran ini terjadi di saat yang tepat, karena harga emas melonjak hingga 38% menjadi lebih dari US$ 2.700 per ons, rekor tertinggi dalam setahun terakhir.
Investor di berbagai sektor mulai tertarik pada emas. Mulai dari pengecer besar seperti Costco di Amerika hingga jaringan toko serba ada di Korea Selatan, CU, semua turut meramaikan pasar emas, di tengah kekhawatiran inflasi dan ketidakstabilan geopolitik.
Meskipun demikian, banyak investor profesional tetap memandang sinis logam mulia. Hanya 1,5% dari aset institusional di AS yang diinvestasikan dalam emas, dan menurut survei, hanya seperempat dari manajer aset di Amerika yang memiliki ETF emas.
Pendukung emas sering membuat prediksi fantastis untuk membenarkan investasi mereka, seperti prediksi default utang Amerika atau mata uang baru berbasis emas dari China dan Rusia. Namun, alasan rasional mulai muncul karena semakin banyak orang khawatir dengan kondisi ekonomi global.
Family Office yang mengelola kekayaan pribadi juga semakin melirik emas sebagai investasi. Dengan aset yang tumbuh dari US$ 3,3 triliun pada 2019 menjadi US$ 5,5 triliun, banyak investor dari Asia, terutama China dan India, mengandalkan emas untuk melindungi nilai kekayaan mereka.
Krisis properti di China telah mendorong lonjakan pembelian emas, di mana penjualan emas batangan dan koin meningkat 44% dalam satu tahun hingga Juni. Sementara itu, di India, permintaan emas tumbuh seiring meningkatnya kesejahteraan, memicu tren pinjaman yang dijamin dengan emas.
Namun, lonjakan permintaan emas juga didorong oleh bank sentral, yang merupakan investor paling konservatif. Sejak 2022, China, Turki, dan India masing-masing membeli 316, 198, dan 95 ton emas, meningkatkan porsi emas dalam cadangan devisa mereka.
Invasi Rusia ke Ukraina dan pembekuan cadangan mata uang asingnya membuat banyak bank sentral memilih untuk menyimpan emas fisik di dalam negeri. Negara seperti Inggris bahkan menolak mengembalikan puluhan ton emas Venezuela, sebagai bagian dari sanksi terhadap rezim Nicolás Maduro.
Tidak semua bank sentral yang membeli emas bermasalah dengan Barat. Otoritas Moneter Singapura telah menambah 75 ton emas sejak 2022, sementara Bank Nasional Polandia menaikkan kepemilikan emasnya sebesar 167 ton, dengan tujuan menyimpan 20% cadangan dalam bentuk emas.
Menurut survei yang dilakukan oleh Invesco pada 51 bank sentral, 37% berencana menambah alokasi emas mereka dalam tiga tahun ke depan. Sebanyak 70% melihat emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi, dan 56% menganggap emas sebagai proteksi terhadap “senjata” sanksi ekonomi.
Permintaan bank sentral ini juga menjelaskan mengapa hubungan tradisional antara harga emas dan suku bunga mulai runtuh. Sejak akhir 2021, harga emas terus naik meskipun imbal hasil obligasi pemerintah Amerika yang dilindungi inflasi melonjak hingga 1,8%.
Emas tetap berguna dalam situasi krisis karena dapat diperdagangkan dalam jumlah kecil di wilayah-wilayah netral. Meskipun Rusia dijatuhi sanksi, lonjakan impor emas Swiss dari Uni Emirat Arab setelah invasi Ukraina menunjukkan bahwa Rusia masih berhasil memasarkan emasnya.
Investor super kaya mungkin akan membeli lebih banyak emas di masa depan. Namun, tujuan utama pasar tetap investor institusional, karena hanya sebagian kecil dari puluhan triliun dolar yang mereka kelola dapat memberikan dorongan signifikan bagi pasar emas.
Goldman Sachs mencatat bahwa permintaan untuk ETF emas cenderung naik saat suku bunga Amerika turun. Sebagai contoh, penurunan suku bunga sebesar seperempat persen dapat menambah 60 ton emas ke ETF dalam enam bulan berikutnya, setara dengan nilai US$ 5 miliar saat ini.
Warren Buffett berpendapat bahwa investasi emas didorong oleh rasa takut, dan ketakutan ini akan menyebar. Saat ini, dengan meningkatnya ketidakpastian global, semakin banyak investor yang merasa takut, yang berarti permintaan emas akan terus meningkat.
Per pukul 15:28 WIB, saham BNLI terbang hingga menembus batas auto rejection atas (ARA) 24,76% ke posisi Rp 1.285/unit. Saham BNLI pada sesi II hari ini bergerak di rentang harga Rp 1.080 – Rp 1.285 per unit.
Saham BNLI sudah ditransaksikan sebanyak 6.102 kali dengan volume sebesar 19,51 juta lembar saham dan nilai transaksinya sudah mencapai Rp 23,80 miliar. Adapun kapitalisasi pasar BNLI saat ini mencapai Rp 46,49 triliun.
Belum diketahui secara pasti penyebab terbangnya saham BNLI pada hari ini. Namun, kenaikan tersebut terjadi setelah perseroan merilis kinerja keuangannya pada kuartal III-2024.
BNLI membukukan laba bersih sebesar Rp2,8 triliun, meningkat 30,1% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal III-2024.
BNLI juga membukukan rasio Cost to Income (CIR) yang semakin baik menjadi 48,9% pada September 2024 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 49,2%.
Pada fungsi intermediasi, bank milik Bangkok Bank itu tercatat telah menyalurkan kredit sebesar Rp 150,8 triliun, tumbuh 8,6% yoy pada sembilan bulan pertama tahun ini.
BNLI pun menjaga kualitas kreditnya, tercermin dalam rasio Gross non-performing loan (NPL) dan Loan at Risk (LAR) pada September 2024 yang membaik masing-masing pada level 2,1% dan 8%, turun dibandingkan pada level 2,9% dan 9,4% di periode yang sama tahun sebelumnya.
Permata Bank terus menjaga kebutuhan cadangan atas potensi penurunan risiko kredit secara konservatif, tercermin dari rasio NPL coverage dan rasio LAR coverage masing-masing di level 381% dan 97%.
Dari sisi pendanaan, total simpanan nasabah meningkat menjadi Rp183,3 triliun di sembilan bulan pertama tahun 2024, diringi rasio CASA yang terjaga di level 55,1%.
Lantas, rasio pinjaman terhadap simpanan atau Loan-to-Deposit (LDR) yang meningkat ke level 81,6% di bulan September 2024 dibandingkan 75,6% pada September 2023.
Rasio permodalan Permata Bank saat ini merupakan salah satu yang terkuat di antara bank komersial terbesar di Indonesia, dengan rasio CAR dan CET-1 Bank tercatat masing-masing sebesar 33,2% dan 25,5% pada Kuartal III 2024.
Di kuartal III-2024, total aset BNLI tumbuh sebesar 1,1% menjadi Rp254,6 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Meliza M. Rusli, Direktur Utama Permata Bank mengatakan bahwa kinerja perseroan yang terus positif di kuartal III-2024 memberikan semangat perseroan untuk terus berkembang kuat dan tangguh di tengah ketidakpastian dalam ekonomi global.
“Kinerja finansial kuartal ketiga 2024 yang positif ini memberikan semangat bagi kami di Permata Bank untuk terus berkembang kuat dan tangguh di tengah ketidakpastian dalam ekonomi global dan iklim politik, ekonomi, dan sosial Indonesia yang dinamis. Hal ini juga tidak lepas dari komitmen dan kolaborasi yang dibangun oleh Permata Bank bersama mitra dalam mewujudkan visi untuk menjadi Bank pilihan yang menciptakan nilai bermakna bagi nasabah kami,” ujar Meiliza kepada
Sorgum bisa menggantikan peran Bahan Bakar Minyak (BBM). Saat ini Pertamina (Persero) tengah berupaya menggenjot pemanfaatan tanaman sorgum sebagai bahan baku pembuatan bioetanol untuk campuran bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin. Sebab, sorgum memiliki potensi besar untuk membantu Indonesia mencapai swasembada pangan dan energi.
Tantangan Pangan dan Energi
Laporan dari Bank Dunia dan Badan Pangan Dunia (FAO) menunjukkan bahwa ketegangan geopolitik serta perubahan iklim telah mengganggu produksi pangan di berbagai belahan dunia. Hal ini berdampak pada lonjakan harga komoditas pangan, termasuk gandum, yang hingga kini masih menjadi kebutuhan utama Indonesia.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor gandum Indonesia pada 2023 mencapai 10,59 juta ton atau naik 13% dibandingkan sebelumnya.
Di saat impor gandum mencapai sekitar 10 juta ton per tahun, sorgum mulai dilirik sebagai alternatif lokal yang potensial. Namun, bagaimana posisi Indonesia dalam memanfaatkan sorgum dibandingkan negara-negara penghasil utama lainnya?
Berdasarkan laporan terbaru Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), produksi sorgum dunia dipimpin oleh Amerika Serikat (AS) diikuti Nigeria, Brasil, dan Sudan.
Sementara negara-negara ini memanfaatkan sorgum sebagai sumber pangan utama, Indonesia mulai mempertimbangkan sorgum sebagai alternatif lokal untuk mengurangi ketergantungan impor dan menghadapi tekanan harga komoditas global.
Potensi Sorgum yang Masih Tersembunyi
Meskipun sorgum memiliki sejarah panjang di Indonesia, dengan budidaya sejak abad ke-4, Indonesia tidak tercatat sebagai pemain utama dalam produksi sorgum. Data Kementerian Pertanian menunjukkan bahwa luas panen sorgum di Indonesia masih terbatas, sekitar 25.000 hektar pada periode 1990-2010. Meskipun upaya pemerintah dalam beberapa tahun terakhir mulai mengarah pada revitalisasi sorgum, pengembangannya masih tertinggal jauh dibandingkan negara-negara penghasil utama lainnya.
Bahkan dengan potensi lahan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), produksi nasional masih belum cukup signifikan untuk mencatatkan diri dalam statistik global.
Kenaikan harga gandum global yang mencapai tiga kali lipat sejak 2022 mendorong Indonesia untuk mencari alternatif pengganti. Menurut data dari FAO, krisis ini dipicu oleh berkurangnya ekspor gandum dari negara-negara utama seperti Rusia dan India. Sorgum muncul sebagai pilihan untuk menggantikan sebagian kebutuhan tepung terigu di Indonesia.
Dengan potensi substitusi sebesar 1,18 juta ton tepung sorgum, Indonesia bisa mengurangi ketergantungan pada impor gandum. Namun, untuk mencapai ini, Indonesia perlu memperluas lahan sorgum hingga 380.557 hektar, suatu tantangan besar yang memerlukan komitmen dan dukungan kebijakan
Negara-negara seperti Nigeria dan Ethiopia telah berhasil memanfaatkan sorgum sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional mereka. Ethiopia, misalnya, mengandalkan wilayah Oromia dan Amhara untuk mencapai produksi 4,100 ribu ton per tahun.
Di sisi lain, Brasil dan Amerika Serikat tidak hanya memproduksi sorgum untuk pangan, tetapi juga mengembangkannya menjadi bioetanol sebagai alternatif bahan bakar. Indonesia sebenarnya memiliki potensi yang sama, terutama dengan program PT Pertamina yang telah memulai proyek percontohan bioetanol berbasis sorgum di NTB.
Peran Sorgum dalam Ketahanan Energi Nasional
Sorgum tidak hanya dapat mengurangi ketergantungan pada impor pangan, tetapi juga memainkan peran penting dalam diversifikasi energi terbarukan. PT Pertamina telah melakukan uji coba pemanfaatan sorgum sebagai bahan baku bioetanol, yang bisa dicampur dengan BBM. Proses ini melibatkan ekstraksi nira dari batang sorgum, yang kemudian difermentasi menjadi bioetanol. Dalam beberapa pameran otomotif seperti GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS), bioetanol dari sorgum telah diperkenalkan sebagai solusi energi yang lebih bersih dan terbarukan.
Kapasitas produksi sorgum di Indonesia masih menjadi tantangan utama. Meskipun pemerintah telah menyiapkan 700 ribu hektar lahan untuk budidaya tebu dan bioetanol, diversifikasi dengan sorgum belum mencapai skala yang diharapkan.
OkiMuraza, Senior Vice President Teknologi Inovasi PT Pertamina, menekankan perlunya perencanaan yang matang dan dukungan teknologi untuk mempercepat peningkatan produksi sorgum di wilayah NTB dan NTT.
Sorgum dan Ekonomi Lokal, Mendorong Kesejahteraan Petani
Pengembangan sorgum memiliki dampak positif terhadap ekonomi lokal, terutama di wilayah-wilayah yang sebelumnya kurang produktif. Dengan harga tepung sorgum yang lebih rendah dibandingkan tepung terigu, sorgum bisa menjadi komoditas yang menguntungkan bagi petani.
Dukungan pemerintah dalam bentuk pelatihan, teknologi, dan akses pasar sangat diperlukan untuk memastikan sorgum menjadi sumber penghasilan yang stabil bagi petani di daerah marginal seperti NTT.
Indonesia memiliki peluang besar untuk memanfaatkan sorgum sebagai solusi jangka panjang dalam menghadapi krisis pangan dan energi global. Dengan langkah-langkah strategis dalam pengembangan lahan dan teknologi, serta kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, sorgum dapat menjadi tulang punggung baru bagi perekonomian Indonesia. Ini tidak hanya mengurangi ketergantungan impor, tetapi juga membantu menciptakan ketahanan pangan dan energi yang lebih kokoh, sesuai dengan visi pembangunan berkelanjutan tahun 2024.
Melansir data Refinitiv, rupiah mengalami penguatan sebesar 0,45% dalam sehari dan ditutup di level Rp15.505/US$ pada akhir perdagangan hari ini.
Seiring dengan menguatnya rupiah, indeks dolar AS (DXY) juga mengalami penguatan sebesar 0,08% ke level 103,343.
Lebih lanjut, penguatan ini terjadi bersamaan dengan pengumuman hasil RDG BI Rabu (16/10/2024) yang memutuskan suku bunga acuan periode Oktober 2024 tetap di posisi 6%.
Hal ini sejalan dengan pandangan sejumlah ekonom yang melihat BI rate tetap, berbeda dari bulan sebelumnya yang memutuskan memangkas suku bunganya sebesar 25 basis poin (bps) dari 6,25% menjadi 6%.
BI juga memutuskan suku bunga Deposit Facility yang dipangkas menjadi 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%.
Penetapan suku bunga juga bersamaan dengan pertumbuhan kredit yang mencapai 10,85% secara tahunan (yoy).
Di sisi lain, sentimen dalam negeri juga datang dari sosok calon menteri dan wakil menteri yang menemui Prabowo pada dua hari terakhir.
Para pelaku pasar mempertimbangkan siapa menteri yang akan menempati posisi menteri strategis seperti Menteri Keuangan, Investasi, dan Menteri Penerimaan Negara.
Sebelumnya, pada Senin (14/10/2024) tercatat 49 orang mendatangi kediaman Prabowo, beberapa diantaranya adalah wajah-wajah lama yang merupakan menteri di kabinet Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin seperti Sri Mulyani. Ada juga tokoh dan politisi partai.
“Saya pribadi melihat, suka nggak suka, mau nggak mau, memang Jakarta masih akan tetap jadi ibu kota. Kemudian secara berangsur mungkin kita lihat kecepatannya seperti apa, Nusantara mungkin akan menjadi kota tertentu,” kata Bambang dalam konferensi pers di Kantor Utusan Khusus Presiden, Jakarta Pusat, dikutip dari Detikcom, Jumat (11/10/2024).
Bambang yang kini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Kerja Sama Internasional Pembangunan IKN mengungkapkan dirinya baru menerima rekomendasi strategi perencanaan dan pembangunan IKN dari Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI). Di dalamnya ada usulan pemindahan ibu kota dengan konsep Twin Cities.
Bambang menjelaskan Twin Cities adalah kota yang menjalankan fungsi hampir bersamaan. Bambang menilai ide itu sangat menarik untuk perpindahan ibu kota Indonesia yang tidak bisa dilakukan dengan cepat.
“Pada kurun waktu hingga lima tahun ke depan tentu akan terjadi satu perkembangan yang gradual, nggak ujuk-ujuk boyongan. Saya kira nggak, saya kira akan ada gradual yang terjadi,” kata Bambang.
Bambang mencontohkan negara yang menerapkan konsep Twin Cities yakni Korea Selatan dengan ibu kota Seoul dan ibu kota definitif kedua, Sejong. Kemudian Malaysia dengan Putrajaya dan Kuala Lumpur.
“Jadi ini sangat dimungkinkan prinsip di sini, tergantung skenarionya lima tahun ke depan kota ini mau diapakan,” ujarnya.
Menurut dia, pihaknya hingga saat ini masih mematangkan aturan tersebut dan tak ingin terburu-buru dalam proses penyusunannya. Mengingat dampak yang ditimbulkan dengan adanya penerapan ini cukup luas.
“Aturannya sampai sekarang kita masih matangkan, kan tidak boleh terlalu terburu-buru. Karena kita harus tahu dampak ketika diimplementasikan di tingkat nelayan, petani Kita lagi uji coba-coba terus,” kata Bahlil.
Oleh sebab itu, ia belum dapat memastikan apakah penerapan BBM subsidi tepat sasaran ini akan diterapkan di era pemerintahan Joko Widodo atau Prabowo Subianto. “Aturannya sudah hampir final tapi apakah nanti di zamannya Pak Jokowi atau Pak Prabowo itu cuma persoalan waktu saja,” kata dia.
Sebelumnya, Kepala Centre of Food, Energy and Sustainable Development INDEF, Abra El Talattov memperingatkan bahwa apabila pemerintahan Presiden Joko Widodo tidak segera menerapkan kebijakan subsidi BBM yang tepat sasaran, maka beban subsidi yang besar akan diwariskan kepada pemerintahan mendatang.
Menurut dia, kebijakan subsidi BBM yang terbuka saat ini dinilai tidak efisien dan bisa menambah tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terutama di tengah risiko volatilitas harga minyak mentah global.
“Jadi kalau pemerintah tidak segera mengambil langkah tegas untuk melakukan perubahan kebijakan subsidi tertutup ini pasti akan menjadi beban bagi APBN ke depan ya,” kata Abra dalam acara Energy Corner CNBC Indonesia, dikutip Kamis (26/9/2024).
Abra mengingatkan pada 2022, ketika terjadi lonjakan harga minyak dunia, pemerintah masih bisa melakukan manuver fiskal dengan memperlebar defisit APBN lebih dari 3% terhadap PDB. Langkah ini memungkinkan pemerintah menambah subsidi dan kompensasi energi hingga lebih dari Rp 500 triliun.
Namun, di masa mendatang, pemerintah harus kembali disiplin secara fiskal dan tidak lagi memiliki fleksibilitas seperti itu. Oleh karena itu, Abra menegaskan bahwa tantangan besar menanti pemerintahan berikutnya.
Ia menilai jika persoalan subsidi energi tidak segera ditangani di masa pemerintahan Jokowi, maka masalah ini akan menjadi beban berat bagi pemerintahan Prabowo. Langkah tegas dalam menutup kebijakan subsidi terbuka menjadi sangat mendesak untuk menghindari dampak negatif terhadap keuangan negara di masa depan.
“Di tahun-tahun berikutnya kita sudah harus kembali konsisten terhadap disiplin fiskal kita, PR Pak Prabowo sangat besar di pemerintahan mendatang jangan sampai persoalan subsidi, kebijakan subsidi energi ini menjadi beban tambahan bagi pemerintahan mendatang,” kata dia.
Keduanya juga membahas langkah-langkah yang dapat diambil oleh kelompok Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon untuk mengamankan gencatan senjata, serta menghadapi semakin banyaknya bukti bahwa Amerika Serikat (AS) mendukung upaya Israel untuk membubarkan Hizbullah dan memaksanya untuk melucuti senjata.
“Dialog kami terus berlanjut terkait perkembangan di kawasan tersebut untuk mencegah kejahatan tak tahu malu yang dilakukan rezim Zionis (Israel) di Lebanon sebagai kelanjutan dari kejahatan di Gaza,” kata Araqchi dalam sebuah video yang disiarkan oleh media pemerintah, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (10/10/2024).
“Mulai hari ini saya akan memulai perjalanan ke kawasan tersebut, ke Riyadh dan ibu kota lainnya di kawasan tersebut dan kami akan berusaha untuk melakukan gerakan kolektif dari negara-negara di kawasan tersebut… untuk menghentikan serangan brutal di Lebanon,” tambahnya.
Lalu bisakah perundingan antara Iran dan Saudi tersebut mencegah Lebanon berubah menjadi Gaza kedua?
Laporan The Guardian menyebut sebagian besar pembicaraan Iran-Saudi akan difokuskan pada bagaimana menanggapi invasi Israel ke Lebanon. Mereka juga membahas apakah Iran ingin menghidupkan kembali jalur diplomatik untuk meredakan krisis atau menganggap Hizbullah dapat pulih secara militer.
Iran dan Arab Saudi adalah dua pemain regional utama tersebut. Araghchi, yang telah mengunjungi Beirut dan Damaskus, telah merahasiakan rencananya, tetapi dia dianggap penting bagi setiap keputusan yang dibutuhkan Hizbullah untuk mencegah Lebanon berubah menjadi Gaza kedua.
Sejauh ini, Hizbullah, meski menyatakan bersedia mendengarkan diskusi gencatan senjata yang dipimpin oleh sekutu politik Lebanon, mereka belum secara resmi menyatakan bersedia menyerah pada tuntutannya untuk “gencatan senjata serentak di Gaza dan Lebanon”.
Lebanon telah menjadi sumber ketegangan di masa lalu antara Teheran dan Riyadh, di mana Arab Saudi ingin agar pengaruh Iran dan Hizbullah dibatasi.
“Namun, Menlu Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud menghadapi tantangan. Ia bertekad untuk memperbaiki hubungan dengan Iran dalam jangka panjang dan ingin AS berbuat lebih banyak untuk mengakui bahaya ganda dari eskalasi Israel, termasuk di Lebanon, dan serangan besar terhadap Iran. Pada saat yang sama, Riyadh menganggap Hizbullah telah menjadi penghalang pembentukan negara yang berfungsi,” demikian laporan Guardian pada Selasa.
Di sisi lain, Menlu Saudi juga sangat frustrasi dengan penolakan Israel untuk mendukung negara Palestina. Padahal Hamas, melalui Basen Naim, kepala divisi politik kelompok tersebut, telah memberikan pernyataan yang mengindikasi Hamas dapat menerima solusi dua negara.
Arab Saudi berperan penting dalam mendukung seruan gencatan senjata selama 21 hari yang diresmikan di PBB pada tanggal 25 September, yang didukung oleh AS, Prancis, dan Inggris.
Tiga minggu tersebut dirancang untuk memberi ruang bagi politik Lebanon untuk memilih presiden baru dan mungkin bagi Hizbullah untuk setuju memisahkan krisis Lebanon dari Gaza.
Hizbullah sendiri telah menembakkan roket ke Israel dari Lebanon sejak 8 Oktober tahun lalu untuk mendukung Hamas di Gaza.
“(Cederanya) tidak begitu parah,” ungkap Shin Tae-yong, seperti dikutip dari website PSSI, Rabu (9/10/2024).
Lalu, apakah Paes masih bisa membela Timnas dalam pertandingan versus Bahrain di Stadion Nasional Bahrain, Kamis 10 Oktober 2024 mendatang?
Shin Tae-yong menyebut, meskipun Paes telah bergabung bersama skuad Garuda di Bahrain, tim dokter bakal mengevaluasi terlebih dahulu untuk memastikan kesiapan pemain klub FC Dallas tersebut.
“Kemungkinan untuk bermain masih 70 persen. Tapi hari ini dan besok akan dilihat terlebih dulu perkembangan pemulihannya,” ujarnya.
Lebih lanjut, pelatih berusia 53 tahun itu menyebutkan cedera yang dialami Paes bukanlah sesuatu yang serius. Itulah kenapa Paes tetap dipanggil oleh Timnas Indonesia untuk menatap dua pertandingan penting putaran ketiga babak kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bahrain dan China.
Sebelumnya, Paes dilaporkan mengalami cedera ringan pada pergelangan tangan sebelah kanan.
Kabar mengenai cederanya salah satu pemain andalan baru Skuad Garuda itu disampaikan oleh klub yang dibela Paes, FC Dallas melalui akun X (sebelumnya Twitter) resmi menjelang laga lanjutan MLS (Liga Amerika) melawan San Jose Earthquakes di Stadion PayPal Park, San Jose.
“Maarten Paes malam ini menepi karena mengalami cedera pergelangan tangan minor,” tulis FC Dallas (@FCDallas) saat mengumumkan line up pada 7 Oktober lalu.
Nah tapi konten-konten yang dikirim di Channel membuat memori ponsel cepat penuh. Apalagi jika Anda mengikuti banyak channel yang aktif membagikan konten setiap hari.
Tenang karena ada cara supaya Anda bisa mengelola dan memilih file mana yang ingin dihapus.
Berikut cara menghapus gambar dan video di Channel WhatsApp agar tidak memenuhi penyimpanan WhatsApp.
Cara hapus gambar dan video Channel WhatsApp yang menumpuk
– Buka aplikasi WhatsApp
– Klik ikon titik tiga, lalu pilih menu Setting
– Pilih Storage and data
– Pilih Manage Storage
– Gulir ke bawah dan pilih Channels
– Pilih salah satu Channel WhatsApp yang ingin Anda bersihkan dari file foto dan video dengan ukuran besar yang menyebabkan memori penuh
Selain menghapus berbagai file foto dan video di Channel WhatsApp, Anda juga bisa membersihkan memori WhatsApp dengan menghapus berbagai file lainnya.
– Buka aplikasi WhatsApp lalu pilih menu Setting
– Pilih Storage and data
– Klik Manage Storage
– Pilih Larger than 5 MB
– Klik Select untuk memilih file atau video yang berukuran besar
– Anda bisa memilih seluruhnya jika ingin membuat memori WhatsApp lebih lega
– Jika sudah tahu file mana yang akan dihapus, klik ikon sampah di sudut kanan atas